Beranda |  Profil |  Berita |  DPD |  Artikel |  Opini |  Liputan Media |  Gafatar TV |  Dokumentasi |  Press Release |  Kontak 
PENGURUS DPP
 
  •   
    Ketua Umum
    Mahful M Tumanurung
      
    Wakil Ketua Umum
    Wahyu Sandjaya
  •   
    Sekretaris Jenderal
    Berny Satria
      
    Bendahara Umum
    Muchtar Asni
  •   
    Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kepengurusan
    Dandy Kusuma
      
    Ketua Bidang Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
    Jusuf Damardjati
  •   
    Ketua Bidang Peranan Perempuan dan Perlindungan Anak
    Dwi Ratna K
      
    Ketua Bidang Kesehatan
    Munandar
  •   
    Ketua Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan
    Iman Sumiarsa
      
    Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Organisasi
    Swastanto
  •   
    Ketua Bidang Hukum dan HAM
    M.Tubagus Abduh
      
    Ketua Bidang Informasi, Komunikasi dan Hubungan Internasional
    M.Yusuf Daruwijaya
  •   
    Wakil Sekretaris Jenderal 1
    Kurniadhi Wibowo
      
    Wakil Sekretaris Jenderal 2
    M.Yusuf Daruwijaya
  •   
    Kepala Sekretariat Jenderal
    Zaenal Arifin
     
  •   
    Wakil Bendahara Umum 1
    M Ruchyat
      
    Wakil Bendahara Umum 2
    Herdian Widyo S
  •   
    Badan Penelitian dan Pengkajian Nusantara
    Heru Mulyantoro
      
    Badan Usaha Fajar Duta Mandiri
    Endang Supriyatna
 
AKSI GAFATAR
 


2012

2013
OPINI
 
BERITA
 
JEJARING SOSIAL
 
 
BERITA SOSIAL GAFATAR
 

GAFATAR Jakarta Barat Bedah Rumah Kecil Untuk Bangun Bangsa Yang Besar

17 September 2012 00:38:28


Jakarta, Minggu (Gafatar-D01) Kepedulian dan gotong royong merupakan hal yang sudah lama tenggelam di dalam tubuh bangsa Indonesia, terutama kota-kota besar. Menjadi  salah satu program kampung percontohan Pancasila, Gafatar Jakarta Barat melakukan bedah rumah di RW 07 Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat (16/09).

 

Keprihatinan datang ketika melihat salah satu warga megapolitan Jakarta yang masih tidur beralaskan tanah dan beratapkan langit di dalam rumahnya sendiri, adalah Kudus warga RT 002/07 Kalianyar. Kondisi rumah tanpa atap tentu akan semakin sulit dalam mendekati musim hujan di bulan-bulan kedepan. Pun melihat keadaan demikian tentu tak manusiawi bila ada yang tinggal di tanah berukuran 4x3 meter persegi tersebut. Salah satu yang membuat miris adalah ketika kami melihat lubang persegi sedalam 3 meter di dalam rumah, untuk apa dibuat. “Saya tidak sanggup bila harus membayar Rp. 3000 setiap harinya di WC umum untuk keperluan mandi dan lainnya, jadi saya membuat septitank sendiri” terang Kudus.

kondisi awal rumah Pak Kudus

 

Perbaikan akan dilakukan dalam dua tahap pengerjaan. Pada kali ini dilakukan pengerukan tanah untuk meratakan dan menutupi lubang serta membuat atap rumah agar tidak kehujanan dan menghindari teriknya panas matahari. Tahapan kedua yang akan dilakukan seminggu kemudian adalah memberikan ubin pada lantai, membuat talang air, dan saluran air tempat pembuangan air hujan.

 

Dibantu 10 orang relawan yang bekerja sejak pukul 09.00, semangat gotong royong sangat terlihat dalam menjalani pekerjaan bedah rumah yang direncanakan selesai pada sore hari. 5 orang diantaranya adalah tim khusus, dimana beranggotakan orang-orang yang sudah ahli dalam pekerjaan membangun rumah. Pun Ketua DPK Jakarta Barat ikut membantu pekerjaan ini sampai selesai pada sore harinya. Tepat pukul 16.00 pekerjaan bedah rumah rampung dikerjakan, wajah-wajah lelah terlihat dari para relawan tetapi puas dapat berbuat untuk masyarakat.

 

 “Ini adalah bentuk aplikasi dari Pancasila, kami ingin mengetuk dan mengajak warga kampung percontohan Pancasila untuk peduli dan bersama-sama bergotong royong dalam membantu warga yang kesulitan” tegas Laode Ismail, Ketua DPK Jakarta Barat. “Mengajak bukan dilakukan dengan himbauan tanpa berbuat apa-apa, tapi dengan memberi contoh nyata dalam aksi yang bukan omong kosong belaka” sambungnya.  (ZAP)

 

 

 

 mulai menaikkan atap asbes